Monday, August 24, 2015

Fungsi video dalam pembelajaran serta metode, strategi dan pendekatannya

Fungsi video dalam pembelajaran
Beberapa Kelebihan media Video dalam buku Media Pembelajaran adalah :
1.        Dapat menarik perhatian untuk periode-periode yang singkat dari rangsangan luar lainnya.
2.        Dengan alat perekam video sejumlah besar penonton dapat memperoleh informasi dari ahli-ahli/spesialis.
3.        Demontrasi yang sulit bisa dipersiapkan dan direkam sebelumnya, sehingga pada waktu mengajar guru bisa memusatkan perhatian pada penyajinya.
4.        Menghemat waktu dan rekaman dapat diputar berulang-ulang
5.        Keras lemah suara yang ada bisa diatur dan disesuaikan bila akan disisipi komentar yang akan didengar. (Sadiman Arief,
1984 – 75)

Metode Tanya jawab / diskusi
 Metode tanya jawab adalah cara penyajian pelajaran dalam bentuk pertanyaan yang harus dijawab, terutama dari guru kepada siswa, tetapi dpat pula dari siswa ke guru. Metode tanya jawab adalah yang tertua dan paling banyak dalam proses pendidikan, baik dilingkungan keluarga, masyarakat maupun sekolah.
a.              Kelebihan         
1.        Pertanyaan dapat menarik dan memusatkan perhatian siswa, sekalipun ketika siswa tersebut sedang ribut.
2.        Merangsang daya pikir dan daya ingat siswa.
3.        Mengembangkan keberanian dan keterampilan siswa dalam menjawab dan mengemukakan pendapat.
b.             Kekurangan
1.        Membuat siswa menjadi tegang
2.        Waktu sering terbuang percuma, ketika tidak ada siswa yang menjawab pertanyaan.
3.        Pertanyaan tidak bisa merata untuk semua siswa.

Metode diskusi adalah cara penyajian pelajaran, dimana para siswa dihadapkan pada suatu maslah yang bisa berupa pernyataan atau pertanyaan yang bersifat problematis untuk dibahas dan dipecahkan secara bersama. Didalam diskusi ini proses belajar mengajar terjadi, dimana interaksi antara dua atau lebih individu yang terlibat saling tukar menukar pengalaman, informasi, memecahkan masalah, dapat juga semuanya aktif. Metode diskusi diaplikasikan dalam proses belajar mengajar untuk :
a.   Mendorong siswa berpikir kritis.
b.  Mendorong siswa mengekspresikan pendapatnya secara bebas.
c.   Mendorong siswa menyumbangkan buah pikirnya untuk memecahkan masalah bersama.
d.  Mengambil satu alternatif jawaban atau beberapa alternatif jawaban untuk memecahkan masalah berdsarkan pertimbangan yang seksama.
a.              Kelebihan
1.  Merangsang kreativitas anak didik dalam bentuk ide, gagasan,dan terobosan baru dalam memecahkan suatu masalah.
2.        Mengembangkan sikap menghargai pendapat orag lain.
3.        Memperluas wawasan.
4.     Membina sisiwa untuk terbiasa musyawarah untuk mufakat dalam memecahkan suatu masalah.
b.             Kekurangan
1.        tidak dapat dipakai dalam kelompok yang besar.
2.        Peserta diskusi mendapat informasi yang terbatas.
3.        Dapat dikuasai oleh orang-orang yang suka berbicara.

Strategi kooperatif
Pembelajaran kooperatif merupakan model pembelajaran dengan menggunakan sistem pengelompokkan/tim kecil, yaitu antara empat sampai enam orang yang mempunyai latar belakang kemampuan akademik, jenis kelamin, ras atau suku yang berbeda (heterogen). Sistem penilaian dilakukan terhadap kelompok. Setiap kelompok akan memperoleh penghargaan (reward), jika kelompok mampu menunjukkan prestasi yang dipersyaratkan. Dengan demikian, setiap anggota kelompok akan mempunyai ketergantungan positif. Ketergantungan semacam itulah yang selanjutnya akan memunculkan tanggung jawab individu terhadap kelompok dan keterampilan dan setiap anggota kelompok. Setiap individu akan saling membantu, mereka akan mempunyai motivasi untuk keberhasilan kelompok, sehingga setiap individu akan memiliki kesempatan yang sama untuk memberikan kontribusi demi keberhasilan kelompok. (Wina Sanjaya, 2006 : 242-243)

Pendekatan saintifik
Pembelajaran dengan pendekatan saintifik adalah pembelajaran yang terdiri atas kegiatan mengamati (untuk mengidentifikasi masalah yang ingin diketahui), merumuskan pertanyaan (dan merumuskan hipotesis), mengumpulkan data/informasi dengan berbagai teknik, mengolah/menganalisis data/informasi dan menarik kesimpulan dan mengkomunikasikan hasil yang terdiri dari kesimpulan dan mungkin juga temuan lain yang di luar rumusan masalah untuk memperoleh pengetahuan, keterampilan dan sikap. Langkah-langkah tersebut dapat dilanjutkan dengan kegiatan mencipta.

CONTOH KEGIATAN BELAJAR PADA SETIAP LANGKAH PENDEKATAN SAINTIFIK (PERMENDIKBUD 81a/2013) 1. Mengamati: membaca, mendengar, menyimak, melihat (tanpa atau dengan alat) untuk mengidentifikasi masalah yang ingin diketahui 2. Menanya: mengajukan pertanyaan tentang informasi yang tidak dipahami dari apa yang diamati atau pertanyaan untuk mendapatkan informasi tambahan tentang apa yang diamati (dimulai dari pertanyaan faktual sampai ke pertanyaan yang bersifat hipotetik) 3. Mencoba/mengumpulkan data (informasi): melakukan eksperimen, membaca sumber lain dan buku teks, mengamati objek/kejadian/aktivitas, wawancara dengan 

1 comment:

  1. casino.net Bonus Codes for December 2021
    Latest 재제 Casino Bonus 에그 벳 Codes ➤ Latest Casino 실시간배팅 Games ✓ Get 20 Free Spins No Deposit Bonus Code ✓ Free Spins No Deposit 서산 휴게텔 on 마이크로 게이밍 Slots ✓ Mobile & Desktop ➤ Grab

    ReplyDelete